Aku Berhenti Mengagumimu

Kamu yang pernah aku kagumi! Dengarkanlah aku yang tidak penting ini, aku menyalahkan diriku sendiri di saat waktu yang pernah terlewati habis untuk hal yang tidak pasti, sebab rasa kagumku yang berlebihan menjadikan kekecewaan yang begitu memalukan di hadapan Allah SWT.

Aku yang pernah diam-diam menaruh rasa kepadamu, mendahulukanmu di bandingkan dia yang seharusnya aku dahulukan dibandingkan apapun. Aku pernah diam-diam mendo’akanmu, untuk menjadikanmu sebagai sosok pemimpin sekaligus imam didalam rumahku, namun kini kekecewaan menghapiriku.

Aku berhenti untuk semua tentangmu, memberikan perhatian yang dulu ada, tersadar itu sebagai kebodohan yang tak pantas aku lakukan, Allah lebih menyayangiku lewat rasa kekecewaan ini, karena ternyata berharap kepada manusia jauh lebih menyakitkan.

Kini tidak lagi akan kau temukan yang kemarin perhatian denganmu, mendahulukanmu, mengutamakanmu di banding apapun, dan yang kini aku sadar itu akan megantarkanku kepada dosa yang memalukan!

Allah memberikan rasa kekecewaan ini agar aku menyimpulkan bahwa mengagumi mu yang baik menurutku ternyata belum baik menurut-Nya. Mengagumimu dengan cara seperti kemarin membuat ku semakin sakit, karena tak akan pernah kau sadari tentang kehadiranku selama ini, tak mengapa. Ku hentikan semua perasaan ini karena aku yakin nantinya Allah akan mendatangkan jauh lebih baik darimu, jika aku mampu bersabar dalam taat.

Diterbitkan oleh Dela Usmiadi

Mahasiswa "Amik Akmi Baturaja" / "UNMAHA Baturaja" Jurusan "Teknik Informatika" e-mail "delausmiadi@gmail.com" wa "085383891420" ig "@dela8" twitter "dela01" fb "Dela Marshella" youtube "Dela DU"

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai